Budaya adalah peninggalan leluhur yang harus dijaga kelestarian nya,generasi muda berperan untuk ikut andil dalam hal pelestarian tersebut.
Tidak ada kata terlambat untuk belajar
Lakukan sekarang atau tidak sama sekali
Bagi Anda yang membutuhkan panduan menerjemahkan serta penambahan kosa kata Bahasa Batak ke Bahasa
Indonesia dengan mudah, silahkan klik link download di bawah ini.
Aplikasi ini kompatibel dengan laptop, notebook, netbook, atau
komputer ber-OS Windows XP atau Windows 7.
Link download
Sabtu, 15 Juni 2013
Selasa, 11 Juni 2013
Surat Batak
Surat Batak adalah nama aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa Batak.
Surat Batak masih berkerabat dengan aksara Nusantara lainnya. Aksara
ini memiliki beberapa varian bentuk, tergantung bahasa dan wilayah.
Secara garis besar, ada lima varian surat Batak di Sumatra, yaitu Karo,
Toba, Dairi, Simalungun, dan Mandailing. Aksara ini wajib diketahui oleh
para datu, yaitu orang yang dihormati oleh masyarakat Batak karena menguasai ilmu sihir, ramal, dan penanggalan. Kini, aksara ini masih dapat ditemui dalam berbagai pustaha, yaitu kitab tradisional masyarakat Batak.
Mari…! lestarikan budaya batak dengan belajar aksara batak
Download Font/Aksara Batak pada link dibawah ini:
Download Font/Aksara Batak pada link dibawah ini:
(Petunjuk : Tunggu 5 detik lalu klik tombol "Skip add" di sebelah kanan atas,dan siap di download)
Sabtu, 08 Juni 2013
Gondang Batak
Gondang batak adalah salah satu karya seni musik batak yang sangat kaya dan
menjadi kekaguman bagi dunia. Repertoarnya yang beragam memenuhi segala
kebutuhan seni yang digunakan untuk beragam kegiatan seperti pada
upacara keagamaan, adat dan hiburan.
Yang mirip gendang namanya tagading dan dimainkan sambil berdiri dengan menggunakan stik (pemukul). Selain tagading ada juga kecapi, serune (semacam terompet alat tiup, red), ogung (gong), dan seruling. Gondang Batak ini biasa dimainkan dalam acara-acara pernikahan adat Batak dan dalam berbagai acara lainnya. Apalagi jika dalam acara itu ditampilkan tarian khas Batak, tor tor.
Salah Satu contoh koleksi instrumen gondang batak
Link Download
(Petunjuk : Tunggu 5 detik lalu klik tombol "Skip add" di sebelah kanan atas,dan siap di download)
Mauliate..
Yang mirip gendang namanya tagading dan dimainkan sambil berdiri dengan menggunakan stik (pemukul). Selain tagading ada juga kecapi, serune (semacam terompet alat tiup, red), ogung (gong), dan seruling. Gondang Batak ini biasa dimainkan dalam acara-acara pernikahan adat Batak dan dalam berbagai acara lainnya. Apalagi jika dalam acara itu ditampilkan tarian khas Batak, tor tor.
Salah Satu contoh koleksi instrumen gondang batak
Link Download
(Petunjuk : Tunggu 5 detik lalu klik tombol "Skip add" di sebelah kanan atas,dan siap di download)
Mauliate..
Jumat, 07 Juni 2013
Salam Khas Batak
Tiap puak Batak memiliki salam khasnya masing masing. Meskipun suku
Batak terkenal dengan salam Horasnya, namun masih ada dua salam lagi
yang kurang populer di masyarakat yakni Mejuah juah dan Njuah juah.
Horas sendiri masih memiliki penyebutan masing masing berdasarkan puak
yang menggunakannya
1. Pakpak “Njuah-juah Mo Banta Karina!”
2. Karo “Mejuah-juah Kita Krina!”
3. Toba “Horas Jala Gabe Ma Di Hita Saluhutna!”
4. Simalungun “Horas banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona!”
5. Mandailing dan Angkola “Horas Tondi Madingin Pir Ma Tondi Matogu, Sayur Matua Bulung!”
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Batak
1. Pakpak “Njuah-juah Mo Banta Karina!”
2. Karo “Mejuah-juah Kita Krina!”
3. Toba “Horas Jala Gabe Ma Di Hita Saluhutna!”
4. Simalungun “Horas banta Haganupan, Salam Habonaran Do Bona!”
5. Mandailing dan Angkola “Horas Tondi Madingin Pir Ma Tondi Matogu, Sayur Matua Bulung!”
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Batak
Rabu, 05 Juni 2013
Kepercayaan Pada Masyarakat Batak
Sebelum suku Batak Toba menganut agama , mereka mempunyai sistem kepercayaan dan religi tentang Mulajadi Nabolon yang memiliki kekuasaan di atas langit dan pancaran kekuasaan-Nya terwujud dalam Debata Natolu
Menyangkut jiwa dan roh, suku Batak Toba mengenal tiga konsep, yaitu:
Menyangkut jiwa dan roh, suku Batak Toba mengenal tiga konsep, yaitu:
- Tondi : adalah jiwa atau roh seseorang yang merupakan kekuatan, oleh karena itu tondi memberi nyawa kepada manusia. Tondi di dapat sejak seseorang di dalam kandungan.Bila tondi meninggalkan badan seseorang, maka orang tersebut akan sakit atau meninggal, maka diadakan upacara mangalap (menjemput) tondi dari sombaon yang menawannya.
- Sahala : adalah jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. Semua orang memiliki tondi, tetapi tidak semua orang memiliki sahala. Sahala sama dengan sumanta, tuah atau kesaktian yang dimiliki para raja atau hula-hula.
- Begu : adalah tondi orang telah meninggal, yang tingkah lakunya sama dengan tingkah laku manusia, hanya muncul pada waktu malam.